Program Jubah Kapolresta Mojokerto Bantu Warga Kurang Mampu

Abadinews.id, MOJOKERTO KOTA – Program Jubah (Jumat Barokah ) terus dilaksanakan dilaksanakan oleh Polresta Mojokerto setiap hari Jumat.

Seperti halnya pada Jumat (13/05) Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., kembali membantu warga masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Dengan didampingi Pejabat Utama Polresta Mojokerto dan Kapolsek Kemlagi, Kapolresta Mojokerto memberikan bantuan kursi roda Mbah Sa'ir (68) warga Dsn. Gebangsari, Ds. Mojopilang, Kec. Kemlagi, Kab. Mojokerto yang sudah lama sakit dan tidak bisa berjalan akibat jatuh.

Selain kursi roda, AKBP Rofiq Ripto Himawan memberikan bantuan sosial berupa kursi roda sekaligus sembako dan uang tunai kepada Mbah Sa'ir.

“Bantuan Sosial yang rutin kami laksanakan ini adalah pelaksanaan dari program kami yaitu Jubah,” tutur AKBP Rofiq di rumah Mbah Sa’ir.

Menurut AKBP Rofiq, program bantuan ini ditujukan kepada masyarakat yang masuk kategori keluarga kurang mampu dan mengalami sakit termasuk para penyandang Disabilitas.

“Selain rasa kemanusiaan, kegiatan kami ini hanya sebagian dari upaya kami yang ingin mewujudkan kepedulian Polri kepada warga masyarakat yang memang benar – benar membutuhkan,” jelas AKBP Rofiq.

Selain mbah Sa’ir,Kapolresta Mojokerto pada hari yang sama juga mendatangi rumah warganya yang merupakan penyandang Disabilitas yaitu Nurul Maulidah (13) yang tinggal bersama orang tuanya di dusun Kembangan, Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi.

Dalam mendata warga masyarakat yang dirasa memerlukan bantuan, AKBP Rofiq memerintahkan Polsek jajarannya dengan mengoptimalkan fungsi Bhabinkamtibmas sambang warga.

“Giat sambang oleh Bhabinkamtibmas ini selain untuk mewujudkan hadirnya Polisi di tengah masyarakat juga untuk menyerap aspirasi dan informasi di tingkat bawah yang nantinya segera kita tindaklanjuti,” terang AKBP Rofiq.

Sementara itu baik Mbah Sa’ir maupun orangtua dari Nurul Maulidah dengan haru menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kapolresta Mojokerto yang telah memberikan bantuan sosialnya.

Tangisan Bapak Sa'ir saat Kapolresta Mojokerto menuntunnya dibantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa duduk di kursi rodapun tak terbendung.

“Matursuwun (Terima kasih) kepada Bapak Kapolres,” tukas Bapak Sa'ir sembari menangis.

Begitu pula ibu dari Nurul Maulidah yang sudah bertahun – tahun harus bersusah payah mengurus putrinya yang menyandang Disabilitas karena kondisi ekonomi yang kurang mampu.

Pihaknya tidak pernah menyangka bahwa keluarganya akan mendapatkan bantuan dari Polresta Mojokerto.

“Waune Pak Polisi (Bhabinkamtibmas) ndugi mriki sanjang namung nyambangi wargane, (Awalnya hanya Pak Polisi yang datang katanya cuman sambang warga),” pungkas perumpuan paruh baya yang merupakan ibu kandung Nurul dengan logat Jawa Timuran. (AD1).

abadinews.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top